,"oh ya,soal kematian pripta wulandari,orang yang paling tahu adalah
pak harun,kepala sekolah yang berdinas kala itu,ibu pernah berjumpa
dengan beliau yang menyatakan masih tinggal di rumahnya yang lama,biar
nanti ibu catatkan alamatnya,"
,"baiklah,bu.terima kasih atas informasi yang ibu berikan..,"ucap Lia
di ikuti anggukan Ara sambil menerima catatan alamat Pak Harun.
,"semoga kau berhasil,nak,"ucap Miranti dengan terharunya menepuk
nepuk punggung kedua anak didiknya bergantian saat di antarkannya
sampai ke teras rumahnya.
,"yah,mudah mudahan saja,Bu,"ucap keduanya dengan kepala terangguk.
Minggu pagi yang cerah,akhirnya Ara tiba di rumah mantan kepala
sekolahnya yang terletak jauh di pinggir kota,tanpa di temani Lia dan
Ana,mereka lagi sibuk dengan keluarganya.
Halaman rumahnya di tumbuhi bunga bunga beraneka warna,begitu indah
dan semarak.Dari dua orang cewek muda yang di lihatnya sedang
merangkai karangan bunga,Ara dapat memperkirakan jenis usaha apa yang
di tekuni kepala sekolahnya pasca pensiun.
,"selamat pagi,benarkah ini rumahnya pak harun?."tanyanya pada cewek
belia yang menyambut kedatangannya.cewek itu menganggukan kepalanya
dan mempersilahkannya untuk masuk ruang tamu sementara cewek itu
memanggilkan ayahnya.
Seorang lelaki setengah baya muncul dan sorot mata amat tajam
menyergap tubuh tamunya.
,"selamat pagi,pak harun.perkenalkan saya ara,"ucap Ara sambil
mengulurkan tangannya.
,"ya,ada keperluan apa?."tanya Harun yang dengan kening mengernyit
menyambut uluran tangan tamunya.
,"saya adalah siswi SMU Tunas Persada.Maksud saya menemui bapak adalah
untuk meminta bantuan bapak,"
,"bantuan saya?.bantuan dalam hal apa?."tanya Harun curiga.
,"sebelumnya saya minta maaf karena permintaan bantuan saya akan
mengusik hati bapak,saya mohon bapak mendengarkan persoalan saya
terlebih dahulu,"pinta Ara
.
lantas perlahan lahan ,Ara menjelaskan segala sesuatunya,terakhir ia
menyampaikan petunjuk bu Miranti yang menyarankannya untuk menemui
mantan kepala sekolahnya.Tidak lupa Ara menjelaskan alasannya untuk
menyelidiki keberadaan hantu kamar kecil yang di perkirakan terkait
dengan kematian Prita Wulandari.
mendengar penjelasan Ara,Harun hanya menunjukkan reaksinya berupa
helaan napasnya yang berulang kali.
,"pak harun?."panggil Ara setelah lama di diamkan lelaki itu.
,"bertahun tahun lamanya saya ingin melupakan kejadian itu,tapi saya
tetap tidak bisa melupakan prita wulandari yang merupakan anak didik
kebanggaan kami,karena cinta harus terjadi peristiwa yang memilukan
sekaligus memalukan."
,"maaf..bapak,bisakah di jelaskan lebih detail?."tukas Ara agak rikuh.
,"ya,ya,akan ku jelaskan semuanya padamu,"ucapnya dengan suara bergetar.
Harun menuturkan,pada kala itu Prita,salah satu murid teladan merebut
pacar Andini,anak pindahan dari Ternate Maluku yang bernama Arman.
Andini marah besar,bahkan menyerang Prita sampai terluka dan mereka
terlibat beberapa bulan perang dingin sampai Andini memutuskan
mengalah dengan kembali pindah ke Ternate.
Dua bulan setelah Andini memutuskan pindah ke Ternate,terdengar kabar
kalau Andini menjadi salah satu korban kecelakaan kapal laut di laut
Maluku,seminggu setelahnya Prita di temukan bunuh diri menabrakan
tubuhnya ke pohon besar depan sekolah dan satu minggu kemudian,Arman
kecelakaan sampai meninggal saat mengendarai motor.
Dari rumor yang beredar,Prita di hantui arwah Andini hingga memutuskan
bunuh diri atau karena di hinggapi rasa bersalah pada Andini."
TRANSLATE
Selasa, 03 September 2013
Senin, 02 September 2013
kesurupan Cinta bag 18.
,"oh ya,soal kematian pripta wulandari,orang yang paling tahu adalah
pak harun,kepala sekolah yang berdinas kala itu,ibu pernah berjumpa
dengan beliau yang menyatakan masih tinggal di rumahnya yang lama,biar
nanti ibu catatkan alamatnya,"
,"baiklah,bu.terima kasih atas informasi yang ibu berikan..,"ucap Lia
di ikuti anggukan ara sambil menerima catatan alamat pak harun
,"semoga kau berhasil,nak,"ucap Miranti dengan terharunya menepuk
nepuk punggung kedua anak didiknya bergantian saat di antarkannya
sampai ke teras rumahnya.
,"yah,mudah mudahan saja,Bu,"ucap keduanya dengan kepala terangguk.
Minggu pagi yang cerah,akhirnya Ara tiba di rumah mantan kepala
sekolahnya yang terletak jauh di pinggir kota,tanpa di temani Lia dan
Ana,mereka lagi sibuk dengan keluarganya.
Halaman rumahnya di tumbuhi bunga bunga beraneka warna,begitu indah
dan semarak.Dari dua orang cewek muda yang di lihatnya sedang
merangkai karangan bunga,Ara dapat memperkirakan jenis usaha apa yang
di tekuni kepala sekolahnya pasca pensiun.
,"selamat pagi,benarkah ini rumahnya pak harun?."tanyanya pada cewek
belia yang menyambut kedatangannya.cewek itu menganggukan kepalanya
dan mempersilahkannya untuk masuk ruang tamu sementara cewek itu
memanggilkan ayahnya.
Seorang lelaki setengah baya muncul dan sorot mata amat tajam
menyergap tubuh tamunya.
,"selamat pagi,pak harun.perkenalkan saya ara,"ucap Ara sambil
mengulurkan tangannya.
,"ya,ada keperluan apa?."tanya harun yang dengan kening mengernyit
menyambut uluran tangan tamunya.
,"saya adalah siswi SMU Tunas Persada.Maksud saya menemui bapak adalah
untuk meminta bantuan bapak,"
,"bantuan saya?.bantuan dalam hal apa?."tanya Harun curiga.
,"sebelumnya saya minta maaf karena permintaan bantuan saya akan
mengusik hati bapak,saya mohon bapak mendengarkan persoalan saya
terlebih dahulu,"pinta Ara
lantas perlahan lahan ara menjelaskan segala sesuatunya,terakhir ia
menyampaikan petunjuk bu miranti yang menyarankannya untuk menemui
mantan kepala sekolahnya.Tidak lupa ara menjelaskan alasannya untuk
menyelidiki keberadaan hantu kamar kecil yang di perkirakan terkait
dengan kematian prita wulandari.
mendengar penjelasan ara,harun hanya menunjukkan reaksinya berupa
helaan napasnya yang berulang kali.
,"pak harun?."panggil Ara setelah lama di diamkan lelaki itu.
,"bertahun tahun lamanya saya ingin melupakan kejadian itu,tapi saya
tetap tidak bisa melupakan prita wulandari yang merupakan anak didik
kebanggaan kami,karena cinta harus terjadi peristiwa yang memilukan
sekaligus memalukan."
,"maaf..bapak,bisakah di jelaskan lebih detail?."tukas Ara agak rikuh.
,"ya,ya,akan ku jelaskan semuanya padamu,"ucapnya dengan suara bergetar.
Harun menuturkan,pada kala itu prita,salah satu murid teladan merebut
pacar andini,anak pindahan dari ternate maluku yang bernama andreas.
Andini marah besar,bahkan menyerang prita sampai terluka dan mereka
terlibat beberapa bulan perang dingin sampai andini memutuskan
mengalah dengan kembali pindah ke ternate.
Dua bulan setelah andini memutuskan pindah ke ternate,terdengar kabar
kalau andini menjadi salah satu korban kecelakaan kapal laut di laut
maluku,seminggu setelahnya Prita di temukan bunuh diri menabrakan
tubuhnya ke pohon besar depan sekolah dan satu minggu kemudian,andreas
kecelakaan sampai meninggal saat mengendarai motor.
Dari rumor yang beredar,Prita di hantui arwah andini hingga memutuskan
bunuh diri atau karena di hinggapi rasa bersalah pada Andini."
pak harun,kepala sekolah yang berdinas kala itu,ibu pernah berjumpa
dengan beliau yang menyatakan masih tinggal di rumahnya yang lama,biar
nanti ibu catatkan alamatnya,"
,"baiklah,bu.terima kasih atas informasi yang ibu berikan..,"ucap Lia
di ikuti anggukan ara sambil menerima catatan alamat pak harun
,"semoga kau berhasil,nak,"ucap Miranti dengan terharunya menepuk
nepuk punggung kedua anak didiknya bergantian saat di antarkannya
sampai ke teras rumahnya.
,"yah,mudah mudahan saja,Bu,"ucap keduanya dengan kepala terangguk.
Minggu pagi yang cerah,akhirnya Ara tiba di rumah mantan kepala
sekolahnya yang terletak jauh di pinggir kota,tanpa di temani Lia dan
Ana,mereka lagi sibuk dengan keluarganya.
Halaman rumahnya di tumbuhi bunga bunga beraneka warna,begitu indah
dan semarak.Dari dua orang cewek muda yang di lihatnya sedang
merangkai karangan bunga,Ara dapat memperkirakan jenis usaha apa yang
di tekuni kepala sekolahnya pasca pensiun.
,"selamat pagi,benarkah ini rumahnya pak harun?."tanyanya pada cewek
belia yang menyambut kedatangannya.cewek itu menganggukan kepalanya
dan mempersilahkannya untuk masuk ruang tamu sementara cewek itu
memanggilkan ayahnya.
Seorang lelaki setengah baya muncul dan sorot mata amat tajam
menyergap tubuh tamunya.
,"selamat pagi,pak harun.perkenalkan saya ara,"ucap Ara sambil
mengulurkan tangannya.
,"ya,ada keperluan apa?."tanya harun yang dengan kening mengernyit
menyambut uluran tangan tamunya.
,"saya adalah siswi SMU Tunas Persada.Maksud saya menemui bapak adalah
untuk meminta bantuan bapak,"
,"bantuan saya?.bantuan dalam hal apa?."tanya Harun curiga.
,"sebelumnya saya minta maaf karena permintaan bantuan saya akan
mengusik hati bapak,saya mohon bapak mendengarkan persoalan saya
terlebih dahulu,"pinta Ara
lantas perlahan lahan ara menjelaskan segala sesuatunya,terakhir ia
menyampaikan petunjuk bu miranti yang menyarankannya untuk menemui
mantan kepala sekolahnya.Tidak lupa ara menjelaskan alasannya untuk
menyelidiki keberadaan hantu kamar kecil yang di perkirakan terkait
dengan kematian prita wulandari.
mendengar penjelasan ara,harun hanya menunjukkan reaksinya berupa
helaan napasnya yang berulang kali.
,"pak harun?."panggil Ara setelah lama di diamkan lelaki itu.
,"bertahun tahun lamanya saya ingin melupakan kejadian itu,tapi saya
tetap tidak bisa melupakan prita wulandari yang merupakan anak didik
kebanggaan kami,karena cinta harus terjadi peristiwa yang memilukan
sekaligus memalukan."
,"maaf..bapak,bisakah di jelaskan lebih detail?."tukas Ara agak rikuh.
,"ya,ya,akan ku jelaskan semuanya padamu,"ucapnya dengan suara bergetar.
Harun menuturkan,pada kala itu prita,salah satu murid teladan merebut
pacar andini,anak pindahan dari ternate maluku yang bernama andreas.
Andini marah besar,bahkan menyerang prita sampai terluka dan mereka
terlibat beberapa bulan perang dingin sampai andini memutuskan
mengalah dengan kembali pindah ke ternate.
Dua bulan setelah andini memutuskan pindah ke ternate,terdengar kabar
kalau andini menjadi salah satu korban kecelakaan kapal laut di laut
maluku,seminggu setelahnya Prita di temukan bunuh diri menabrakan
tubuhnya ke pohon besar depan sekolah dan satu minggu kemudian,andreas
kecelakaan sampai meninggal saat mengendarai motor.
Dari rumor yang beredar,Prita di hantui arwah andini hingga memutuskan
bunuh diri atau karena di hinggapi rasa bersalah pada Andini."
Kesurupan Cinta bag 17(Teratai 3 Hati).
Jam pelajaran Biologi di kelas satu kosong.Kepala sekolah yang biasa
menggantikan jam pelajaran kosong pun kebetulan belum datang hingga
siswa kelas Ara di pinta guru piket untuk belajar sendiri.
Tentu saja tidak ada yang sungguh sungguh belajar sendiri.Manalah
tahan mereka duduk di dalam kelas tanpa guru hingga beberapa di
antaranya keluar,ada yang ke kantin,ke perpustakaan,ke kamar kecil
atau ke lapangan basket.
Lia pergi ke ruang tata usaha untuk membayar spp yang sedianya akan di
bayarkan pada jam istirahat.Kebetulan ada jam kosong,ia jadi bisa ke
tata usaha tanpa harus menunggu jam istirahat sambil cari informasi
soal Pripta Wulandari,pikirnya.
,"selamat siang,mbak ratna,"sapanya pada pegawai tata usaha yang di
kenal amat akrab dengan para pelajar.
,"selamat siang,nggak ada pelajaran?."
,"iya.Guru biologi absen,mbak.Saya mau bayar SPP nih,"katanya sambil
mengeluarkan uang dan kartu pembayaran SPP.
,"ya,"Ratna menerima uang dari Lia dan membubuhkan catatan di bukunya.
,"mbak..tahu dengar nggak murid sini sekitar tahun delapan dua yang
namanya pripta wulandari?."
Ratna tertegun mendengar nama yang di sebutkan lia,"dari mana kamu
tahu nama itu?."dia balik bertanya dengan tatapan mata menyelidik.
,"tetangga aku yang pernah sekolah di sini sekitar tahun delapan dua."
dia menghela napas panjang.
,"dia murid yang di temukan mati dekat pohon depan sekolah dan punya
kisah cinta yang sensasional,"
,"maksudnya mbak?."
,"cinta segitiga..dan konon cerita semenjak kematiannya setiap
angkatan selalu di ributkan sama hantu kamar kecil sekolah,"
Lia mengangguk angguk
,"mbak..tahu soal cinta segitiganya?."
,"aku sih nggak tahu pasti,tapi coba tanya saja sama bu miranti karena
dia yang paling lama ngajar di sini,mungkin dia tahu."
sorenya,Lia bersama Ara menemui guru biologinya,seorang wanita separuh
baya yang penuh perhatian terhadap anak didiknya.Dan kedatangan Ara
dan Lia sudah tentu mengherankan sang guru yang mengenal tamunya
sebagai siswi siswi yang cukup cerdas.
,"ada kesulitan apa?."tanyanya di liputi tanda tanya.
,"tidak bu,saya tidak punya kesulitan apa apa.Saya datang hanya untuk
menanyakan pripta wulandari,ibu khan sudah mengajar lama bukan?."
,"ooh,ya,ibu kenal,dia siswi yang cerdas penuh dedikasi,eh..mengapa
kamu menanyakan prita?."tanya miranti pula
,"hmm,begini Bu.ara sering merasa di buntuti dan di hantu makhluk
astral,bahkan pernah kesurupan,mungkin ini berkaitan dengan pripta,
karena saya menemukan buku hariannya.
,"ucap Lia,di ikuti anggukan bu Miranti
,"ibu ngerti dan pesanku ra,kamu harus juga menguatkan hatimu,anggap
saja,jodoh kalian sudah berakhir sampai di sini agar makhluk gaib
tidak bisa meminjam ragamu!."
Ara mengangguk
,"bu..saya ingin mengetahui detil kematian pripta dan kisah cinta
segitiganya?."tanya Lia
,"soal kisah cintanya,aku tidak tahu pasti karena dia meninggal saat
ibu baru tiga hari bekerja di sini,sedang soal kematiannya..dia
meninggal malam hari karena menabrak pohon depan sekolah dengan
menggenggam sobekan buku hariannya.dia seperti ketakutan..sedang buku
hariannya yang lain di temukan depan kamar kecil paling
ujung,"jelasnya menerawang jauh mengingat kejadian masa itu.
,"kenapa malam malam dia ke sekolah bu?."tanya Ara penasaran
Bu Miranti hanya mengangkat tangannya.Tanda tidak mengetahuinya penyebabnya.
menggantikan jam pelajaran kosong pun kebetulan belum datang hingga
siswa kelas Ara di pinta guru piket untuk belajar sendiri.
Tentu saja tidak ada yang sungguh sungguh belajar sendiri.Manalah
tahan mereka duduk di dalam kelas tanpa guru hingga beberapa di
antaranya keluar,ada yang ke kantin,ke perpustakaan,ke kamar kecil
atau ke lapangan basket.
Lia pergi ke ruang tata usaha untuk membayar spp yang sedianya akan di
bayarkan pada jam istirahat.Kebetulan ada jam kosong,ia jadi bisa ke
tata usaha tanpa harus menunggu jam istirahat sambil cari informasi
soal Pripta Wulandari,pikirnya.
,"selamat siang,mbak ratna,"sapanya pada pegawai tata usaha yang di
kenal amat akrab dengan para pelajar.
,"selamat siang,nggak ada pelajaran?."
,"iya.Guru biologi absen,mbak.Saya mau bayar SPP nih,"katanya sambil
mengeluarkan uang dan kartu pembayaran SPP.
,"ya,"Ratna menerima uang dari Lia dan membubuhkan catatan di bukunya.
,"mbak..tahu dengar nggak murid sini sekitar tahun delapan dua yang
namanya pripta wulandari?."
Ratna tertegun mendengar nama yang di sebutkan lia,"dari mana kamu
tahu nama itu?."dia balik bertanya dengan tatapan mata menyelidik.
,"tetangga aku yang pernah sekolah di sini sekitar tahun delapan dua."
dia menghela napas panjang.
,"dia murid yang di temukan mati dekat pohon depan sekolah dan punya
kisah cinta yang sensasional,"
,"maksudnya mbak?."
,"cinta segitiga..dan konon cerita semenjak kematiannya setiap
angkatan selalu di ributkan sama hantu kamar kecil sekolah,"
Lia mengangguk angguk
,"mbak..tahu soal cinta segitiganya?."
,"aku sih nggak tahu pasti,tapi coba tanya saja sama bu miranti karena
dia yang paling lama ngajar di sini,mungkin dia tahu."
sorenya,Lia bersama Ara menemui guru biologinya,seorang wanita separuh
baya yang penuh perhatian terhadap anak didiknya.Dan kedatangan Ara
dan Lia sudah tentu mengherankan sang guru yang mengenal tamunya
sebagai siswi siswi yang cukup cerdas.
,"ada kesulitan apa?."tanyanya di liputi tanda tanya.
,"tidak bu,saya tidak punya kesulitan apa apa.Saya datang hanya untuk
menanyakan pripta wulandari,ibu khan sudah mengajar lama bukan?."
,"ooh,ya,ibu kenal,dia siswi yang cerdas penuh dedikasi,eh..mengapa
kamu menanyakan prita?."tanya miranti pula
,"hmm,begini Bu.ara sering merasa di buntuti dan di hantu makhluk
astral,bahkan pernah kesurupan,mungkin ini berkaitan dengan pripta,
karena saya menemukan buku hariannya.
,"ucap Lia,di ikuti anggukan bu Miranti
,"ibu ngerti dan pesanku ra,kamu harus juga menguatkan hatimu,anggap
saja,jodoh kalian sudah berakhir sampai di sini agar makhluk gaib
tidak bisa meminjam ragamu!."
Ara mengangguk
,"bu..saya ingin mengetahui detil kematian pripta dan kisah cinta
segitiganya?."tanya Lia
,"soal kisah cintanya,aku tidak tahu pasti karena dia meninggal saat
ibu baru tiga hari bekerja di sini,sedang soal kematiannya..dia
meninggal malam hari karena menabrak pohon depan sekolah dengan
menggenggam sobekan buku hariannya.dia seperti ketakutan..sedang buku
hariannya yang lain di temukan depan kamar kecil paling
ujung,"jelasnya menerawang jauh mengingat kejadian masa itu.
,"kenapa malam malam dia ke sekolah bu?."tanya Ara penasaran
Bu Miranti hanya mengangkat tangannya.Tanda tidak mengetahuinya penyebabnya.
Kesurupan Cinta bag 16(Teratai 3 Hati).
Seorang cewek memasuki toilet,dia memandang dirinya di cermin..dan
melalui pantulan cermin,dia melihat sesuatu keluar dari bak
mandi,sebongkah kepala keluar dari sana.wajahnya penuh darah dengan
mata hitam kelam,cewek itu menjerit..membuat temannya masuk ke kamar
mandi,saat tiba di dalam,cewek itu menjerit jerit sambil menunjuk ke
arah bak mandi.Roknya sudah basah.Dia benar benar ketakutan sampai
ngompol di celana.Sesuatu yang mengerikan telah di lihatnya.
Dua temannya berusaha menenangkannya dengan memegangi kedua tangannya
yang berontak.mereka saling berangkulan.
Terdengas suara cewek berteriak teriak dari dalam UKS.AB FLOWER
tergopoh gopoh menuju UKS.tepat di belakang kang ujo yang membawa
segelas air
,"pergi kamu!Pergi!."mata cewek itu mendelik.
,"tenang!.jangan berontak,"kata pak Ridwan
,"saya melihatnya!."benar benar melihatnya.Pergi!."
,"apa yang kau lihat?."tanya Pak Ridwan
,"matanya hitam,wajahnya..penuh darah!Pergi!aku tak mau melihatmu!."
pak ridwan mengambil gelas dari tangan kang ujo.
Pak ridwan membisikkan sesuatu ke dalam gelas lalu dengan sekali
hentakan menyiramkan isi gelas itu ke wajah cewek itu.Dia
geragapan,napasnya mulai teratur,lalu jatuh tertidur.
Menyaksikan kejadian ini Lia membisiki sesuatu ke telinga Ara Dan Ana.
Dengan langkah terburu buru AB FLOWER bergegas menuju ke kelas.Cepat
cepat mengambil tempat duduk,dengan perlahan tapi pasti dia mengambil
buku dari dalam tas,meletakkan buku itu di atas meja.Apapun isi buku
itu pasti sangat penting.Lia belum juga membuka buku itu,terus terang
mereka sangat takut.Namun,tekad agar menyibak misteri hantu toilet dan
terlepas dari teror teror makhluk gaib sangat besar,mereka memandangi
buku lama itu,pelan pelan tangan Lia membukanya di ikuti pandangan
mata Ara dan Ana.Lembar pertama buku itu bertuliskan sebuah
nama,"Prita Wulandari,"
4 Mei 1982
jatuh cinta itu berjuta rasanya kata mbak Titik Puspa,begitu juga
perasaanku pada Kak Arman..setiap ku melihat matanya seperti ada
magnet yang menarikku untuk memandang wajahnya yang tampan.
Ah..rasa itu benar benar,bunga cinta telah bersemi di hatiku,"
5 juni 1982
aku pikir cintaku bertepuk sebelah tangan,ternyata Kak Arman sering
memandangku penuh rasa membuat hatiku dag dig dug.
5 agustus 1982
hari ini kak Arman menemui aku di kelasku,dia menyatakan
mencintaiku..entah setan apa yang ada di hatiku,aku menerima
cintanya..ku lupakan keinginanku untuk mencintainya dalam
sepi,memujanya dalam cinta rahasia.
5 September 1982
mengapa aku hanya mencintainya dalam sepi,karena sebelumnya dia sudah
ada yang punya..aku melanggar janji setia pasangan lain dan aku
menikmatinya dalam backstreet,menusuk dia dari belakang..bagaimana
jika dia tahu..?."
Lia membalik lembar berikut,kosong..ada yang menyobek halaman buku harian ini.
,"teman teman,kita harus mencari tahu siapa pripta,"ucap Ara di ikuti
anggukan kedua temannya.
melalui pantulan cermin,dia melihat sesuatu keluar dari bak
mandi,sebongkah kepala keluar dari sana.wajahnya penuh darah dengan
mata hitam kelam,cewek itu menjerit..membuat temannya masuk ke kamar
mandi,saat tiba di dalam,cewek itu menjerit jerit sambil menunjuk ke
arah bak mandi.Roknya sudah basah.Dia benar benar ketakutan sampai
ngompol di celana.Sesuatu yang mengerikan telah di lihatnya.
Dua temannya berusaha menenangkannya dengan memegangi kedua tangannya
yang berontak.mereka saling berangkulan.
Terdengas suara cewek berteriak teriak dari dalam UKS.AB FLOWER
tergopoh gopoh menuju UKS.tepat di belakang kang ujo yang membawa
segelas air
,"pergi kamu!Pergi!."mata cewek itu mendelik.
,"tenang!.jangan berontak,"kata pak Ridwan
,"saya melihatnya!."benar benar melihatnya.Pergi!."
,"apa yang kau lihat?."tanya Pak Ridwan
,"matanya hitam,wajahnya..penuh darah!Pergi!aku tak mau melihatmu!."
pak ridwan mengambil gelas dari tangan kang ujo.
Pak ridwan membisikkan sesuatu ke dalam gelas lalu dengan sekali
hentakan menyiramkan isi gelas itu ke wajah cewek itu.Dia
geragapan,napasnya mulai teratur,lalu jatuh tertidur.
Menyaksikan kejadian ini Lia membisiki sesuatu ke telinga Ara Dan Ana.
Dengan langkah terburu buru AB FLOWER bergegas menuju ke kelas.Cepat
cepat mengambil tempat duduk,dengan perlahan tapi pasti dia mengambil
buku dari dalam tas,meletakkan buku itu di atas meja.Apapun isi buku
itu pasti sangat penting.Lia belum juga membuka buku itu,terus terang
mereka sangat takut.Namun,tekad agar menyibak misteri hantu toilet dan
terlepas dari teror teror makhluk gaib sangat besar,mereka memandangi
buku lama itu,pelan pelan tangan Lia membukanya di ikuti pandangan
mata Ara dan Ana.Lembar pertama buku itu bertuliskan sebuah
nama,"Prita Wulandari,"
4 Mei 1982
jatuh cinta itu berjuta rasanya kata mbak Titik Puspa,begitu juga
perasaanku pada Kak Arman..setiap ku melihat matanya seperti ada
magnet yang menarikku untuk memandang wajahnya yang tampan.
Ah..rasa itu benar benar,bunga cinta telah bersemi di hatiku,"
5 juni 1982
aku pikir cintaku bertepuk sebelah tangan,ternyata Kak Arman sering
memandangku penuh rasa membuat hatiku dag dig dug.
5 agustus 1982
hari ini kak Arman menemui aku di kelasku,dia menyatakan
mencintaiku..entah setan apa yang ada di hatiku,aku menerima
cintanya..ku lupakan keinginanku untuk mencintainya dalam
sepi,memujanya dalam cinta rahasia.
5 September 1982
mengapa aku hanya mencintainya dalam sepi,karena sebelumnya dia sudah
ada yang punya..aku melanggar janji setia pasangan lain dan aku
menikmatinya dalam backstreet,menusuk dia dari belakang..bagaimana
jika dia tahu..?."
Lia membalik lembar berikut,kosong..ada yang menyobek halaman buku harian ini.
,"teman teman,kita harus mencari tahu siapa pripta,"ucap Ara di ikuti
anggukan kedua temannya.
Kesurupan Cinta Bag 15(Teratai 3 Hati).
Malam makin merambat,ketiganya bete berat...ngelihat Ken sama Arya
asyik berdansa.
Suara bel rumah berbunyi.
Tapi nggak ada yang denger karena suara musik kecuali AB FlOWER yang
lagi bete membuat sensor dengarnya meningkat lebih peka.
Lia dan Ana inisiatif membuka pintu,di hadapannya berdiri cowok keren
dengan membawa bunga.Mereka berdua terpukau oleh ketampanannya.
,"cari siapa?."tanya Ana manis
,"Oo..cewek jomblo cakep bukan di sini!."sambar Lia.
Ken muncul di antara Ana dan Lia.
,"hai..Udah lama,ya?."cari siapa?."ia bertanya dengan nada ceria
,"baru aja..,boleh aku masuk..,"jawab cowok itu yang tanpa basa basi
melangkahi tiga cewek yang takjub melihatnya.
,"aku sangkain itu atalarik syach yang lagi memberi kejutan ama
fansnya!."seru Lia
,"semenjak berpandangan mata,hatiku telah tergoda,senyumanmu yang
menawan memikat hatiku."dendang Ana di sambut gerutuan
,"sial..apa dia nggak tahu aku yang ultah,"
,"nggak kali,habis tampangmu kayak tukang sikat wc nya,"sindir Lia.
Suasana mau memanas bersamaan melihat adegan romantis di sudut ruangan
yang bikin semua anak anak di situ terpana dan tidak bisa ngomong apa
apa.
Cowok kembaran atalarik syah ini mendekati Ara dan memberi bunga kepada Ara.
Ara tidak bisa ngomong apa apa,dia juga bingung karena tidak pernah
mengenal cowok ini.Tapi tersentak kaget saat wajah cowok ini berubah
menjadi Rana Purbaya.Ara kini tahu,Rana meminjam wadag kasar cowok
ini.
,"ini buat kamu ra."ucap cowok itu membuka sebuah kotak kecil berisi
kalung dan liontin bunga teratai dan dengan adegan benar benar so
sweet dia memasangkan ke leher Ara lalu mencium kening Ara,mengucap
says good bye.melangkah pergi ke pintu menuju mobilnya,membuka pintu
dan masuk terus meninggalkan halaman rumah Ken dengan boil kerennya.
,"hu..hu!."teriak Anak Anak,sementara Arya menghela napas panjang dan
membanting dirinya di sofa.
Lia segera menarik Ana yang masih di awang awang hayalannya soal cowok
ama romantisme.
,"hmm..romantis sekali..,"
,"hh..iya juga ra,apa sih resepnya..kamu cepet juga dapatin cowok
pengganti?."tanya Ana
,"rana bukan cowok pengganti tapi hatiku!."seru Ara
,"cowok pengganti,enggak enak banget,nggak level kali sama kak
arya,tuh cowok putih mulus,kinyis kinyis sementara yang satunya hitam
meles,mau di rendem deterjen satu kilo pigmennya nggak bakal
luntur!."seru Lia muji cowok barunya Ara sambil mengerling matanya
membuat aroma sirik ken keluar.
,"maksud kamu lia,ara itu ikut kata pak ustad,buanglah yang jelek dan
ambillah yang baik!."
ucapan Ana membuat tertawa seisi ruangan.
Sementara Ara saling berpandangan dengan Arya.
Bagaimana sisa sisa cinta di antara mereka masih ada.
asyik berdansa.
Suara bel rumah berbunyi.
Tapi nggak ada yang denger karena suara musik kecuali AB FlOWER yang
lagi bete membuat sensor dengarnya meningkat lebih peka.
Lia dan Ana inisiatif membuka pintu,di hadapannya berdiri cowok keren
dengan membawa bunga.Mereka berdua terpukau oleh ketampanannya.
,"cari siapa?."tanya Ana manis
,"Oo..cewek jomblo cakep bukan di sini!."sambar Lia.
Ken muncul di antara Ana dan Lia.
,"hai..Udah lama,ya?."cari siapa?."ia bertanya dengan nada ceria
,"baru aja..,boleh aku masuk..,"jawab cowok itu yang tanpa basa basi
melangkahi tiga cewek yang takjub melihatnya.
,"aku sangkain itu atalarik syach yang lagi memberi kejutan ama
fansnya!."seru Lia
,"semenjak berpandangan mata,hatiku telah tergoda,senyumanmu yang
menawan memikat hatiku."dendang Ana di sambut gerutuan
,"sial..apa dia nggak tahu aku yang ultah,"
,"nggak kali,habis tampangmu kayak tukang sikat wc nya,"sindir Lia.
Suasana mau memanas bersamaan melihat adegan romantis di sudut ruangan
yang bikin semua anak anak di situ terpana dan tidak bisa ngomong apa
apa.
Cowok kembaran atalarik syah ini mendekati Ara dan memberi bunga kepada Ara.
Ara tidak bisa ngomong apa apa,dia juga bingung karena tidak pernah
mengenal cowok ini.Tapi tersentak kaget saat wajah cowok ini berubah
menjadi Rana Purbaya.Ara kini tahu,Rana meminjam wadag kasar cowok
ini.
,"ini buat kamu ra."ucap cowok itu membuka sebuah kotak kecil berisi
kalung dan liontin bunga teratai dan dengan adegan benar benar so
sweet dia memasangkan ke leher Ara lalu mencium kening Ara,mengucap
says good bye.melangkah pergi ke pintu menuju mobilnya,membuka pintu
dan masuk terus meninggalkan halaman rumah Ken dengan boil kerennya.
,"hu..hu!."teriak Anak Anak,sementara Arya menghela napas panjang dan
membanting dirinya di sofa.
Lia segera menarik Ana yang masih di awang awang hayalannya soal cowok
ama romantisme.
,"hmm..romantis sekali..,"
,"hh..iya juga ra,apa sih resepnya..kamu cepet juga dapatin cowok
pengganti?."tanya Ana
,"rana bukan cowok pengganti tapi hatiku!."seru Ara
,"cowok pengganti,enggak enak banget,nggak level kali sama kak
arya,tuh cowok putih mulus,kinyis kinyis sementara yang satunya hitam
meles,mau di rendem deterjen satu kilo pigmennya nggak bakal
luntur!."seru Lia muji cowok barunya Ara sambil mengerling matanya
membuat aroma sirik ken keluar.
,"maksud kamu lia,ara itu ikut kata pak ustad,buanglah yang jelek dan
ambillah yang baik!."
ucapan Ana membuat tertawa seisi ruangan.
Sementara Ara saling berpandangan dengan Arya.
Bagaimana sisa sisa cinta di antara mereka masih ada.
Langganan:
Postingan (Atom)





















































